Info Buku
      Buku Baru
      Best Seller
      Daftar isi
      Katalog
      Buku Saku
      Sinopsis
      Segera Terbit
      Cari Buku
     Info Darul Falah
      Tentang kami
      Bedah buku
      Pameran
      Mau kirim naskah
    Buku Hard Cover

   
   

     Buku Soft Cover
    
   
 
 
            C
 


CAFE PUBERTAS

Abdul Aziz bin Muhammad Annughaimisy

Rp. 16.500,-

192 hlm/sedang

 
 

Dalam rentang waktu kehidupan, setiap orang pasti mengalami masa puber. Masa puber merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju ke masa dewasa. Jika baik pendidikan di masa puber, maka baik pula perkembangan anak menuju kedewasaan. Oleh karena itu, pendidikan terhadap anak usia puber harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh. Seorang anak yang memasuki usia puber biasanya mengalami krisis kejiwaan dan krisis sosial. Fenomena semacam ini dapat dirasakan oleh orang tua dan guru ketika berhadapan dengan anak-anak yang menginjak usia puber.

Masa puber memiliki tabiat, tradisi dan karakter yang ada pada usia puber ini dan penyebab terjadinya karena menghukumi sesuatu dan berinteraksi dengan sesuatu harus berdasarkan pada gambaran dan pengetahuan. Kita harus mengetahui kaidah-kaidah umum dalam melakukan interaksi pendidikan dengan anak puber. Orang tua dan guru harus memahami, mengenal dan mampu menyelesaikan problem yang sedang dihadapi oleh anak-anak usia puber. Problematika ini bisa jadi timbul dari dalam diri anak puber itu sendiri maupun dari masyarakat sekitar atau dari keduanya secara bersama-sama. Dalam setiap keadaan harus diperhatikan realitas, faktor dan unsur yang menyebabkan munculnya problematika tersebut.

Kajian ini juga bertujuan untuk mendiskripsikan masalah-masalah pendidikan dan kejiwaan yang berkaitan dengan usia puber. Bagaimana cara mendidik, berinteraksi dan membimbing mereka. Orang tua, guru, dan da'i harus mengetahui cara meningkatkan peran mereka dalam membimbing dan mendidik anak usia puber dengan penuh kecermatan dan pemahaman. Kajian ini bertujuan menjelaskan bagaimana pandangan Islam tentang gejolak jiwa tersebut dan bagaiman pandangan Islam tentang gejolak jiwa tersebit dan bagaimana cara mendidiknya. Al-Qur'an, Sunnah Nabi dan atsar para Salafus-Shalih merupakan sumber dasar untuk memahami nilai-nilai kemanusiaan dan pengarahannya. Dari sumber-sumber ini kita dapat mengambil solusi berkaitan dengan masalah perkembangan dan pertumbuhan manusia secara umum serta tema-tema yang berkaitan dengan masa muda dan masa puber secara khusus.

 
...............................................................................................................................
 

CANDU MISTIK
MENYINGKAP RAHASIA SIHIR & PERDUKUNAN

Dr. Muhammad SulaimanAl-Asyqar

Rp. 38.500,-

300 hlm/besar

 
 

Sihir telah ada sejak ribuah tahun yang lampau dan sampai saat ini. Menurut Ibnu Hajar sihir telah ada sejak zaman Nabi Nuh Alaihissallam . Manusia sejak dahulu kala telah antipati dan memberi gelar buruk terhadap penyihir. Hal ini terbukti dengan celaan para penentang nabi dan rasul yang terdapat dalam Al-Qur'an.

“Demikianlah, tidak seorang rasul pun yang datang kepada orang-orang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan,'Ia adalah seorang tukang sihir atau orang gila'.” (Adz-Dzariyat: 39)

Di zaman modern ini pun sihir masih tetap eksis dan laris. Tayangan mistik dan cerita misteri menghiasi hampir seluruh stasiun televisi yang ada, an sangat digemari. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat kita masih gampang dibodohi dengan hal-hal yang berbau takhayul. Bahkan seorang pemimpin negara modern masih terpengaruh engan ramalan mistik dalam aktivitas kenegaraan. Misalnya, mantan Presiden Amerika yang bernama Ronald Reagan. Orang ini sangat mempercayai ramalan perbintangan. Ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan lingkungan modern, tanpa dibarengi akidah Islamiyah yang kokoh, tidak menjamin seseorang terbebas dari belenggu takhayul.

Sihir memang mempunyai hakikat. Sihir juga mempunyai tingkatan-tingkatan. Kekuatan pengaruh sihir tergantung besarnya pengabdian yang diberikan kepada setan. Sarana untuk mewujudkan sihir pun beragam macamnya. Akan tetapi, sekuat apa pun bentuknya, sihir bisa diatasi dengan Al-Qur'an dan Sunnah Nabi.

Untuk lebih jelasnya, Anda harus membaca lembaran-lembaran buku ini. Di dalamnya terdapat segala sesuatu yang ingin Anda ketahui tentang sihir, sejarah, bentuk, sarana, kekuatan, pengorbanan, dan sebagainya.

 
...............................................................................................................................
 

CARA MENGQADHA' SHALAT SUNNAH RAWATIB

Dr. Abdurrahman bin Utsman Al-Jal'ud

Rp. 12.000,-

184 hlm/sedang

 
 

Amal shalih yang selalu dijaga oleh Nabi kita, Muhammad Shalallahu Alaihi wa Sallam adalah ibadah yang berkaitan dengan shalat fardhu, yaitu shalat sunnah rawatib yang dilaksanakan beriringan dengan shalat fardhu. Tetapi orang yang sibuk dan banyak aktivitasnya membuat mereka tidak mampu melaksanakan ibadah ini pada waktunya. Mereka bertanya-tanya apakah boleh mengqadha'nya jika waktunya sudah lewat?

Agar memperoleh fadhilah shalat sunnah rawatib tersebut.

Sesungguhnya pertanyaan seperti ini sangat banyak dan penting untuk dibahas. Buku ini menjelaskan pendapat-pendapat para ulama – rahimahullah- beserta dalilnya tentang hukum dan waktu mengqadha' shalat sunnah rawatib.

Insya Allah kajian ini menarik.

 
...............................................................................................................................
 

CARA MUDAH MENGURUS JENAZAH

Syaikh Sa'ad bin Sa'id Al-Hijry

Rp. 9.500,-

116 hlm/sedang

 
 

Kematian merupakan kesudahan semua makhluk hidup. Kematian merupakan hakikat yang tidak dapat dihindari. Setiap ji wa yang ditetapkan kehidupan baginya, juga ditetapkan kematian baginya, seberapa pun panjang umurnya. Jika kematiansudah tiba saatnya, tiada lagi tempat berlari dari Allah kecuali kembali kepada-Nya. Sunnah ini juga berlaku atas para nabi dan rasul, para wali dan orang-orang yang bertakwa.

Betapa banyak pelajaran, namun sedikit sekali orang yang mengambil pelajaran. Hampir setiap hari kita mendengar peristiwa yang merenggut nyawa, mengingatkan kepada kematian dan akhirat. Tapi sebagian orang melihat berbagai peristiwa yang mengerikan, melihat orang-orang yang meninggal, mendatangi kuburan, duduk di tengah keluarga orang yang berduka karena kematian seseorang, sama sekali tidak terpengaruh sedikit pun, tidak mengingatkan dirinya dan tidak dapat diingatkan orang lain.

Tidak adanya persediaan kain kafan, obat pengawet mayat dan pohon bidara di rumah, menunjukkan kelalaian. Para sahabat sangat antusias untuk senantiasa menyediakan kain kafan di dalam rumahnya. Jika salah seorang di antara mereka mendapatkan selembar kain, maka dia berwasiat kepada keluarganya agar menjadikannya kain kafan baginya.

Penyakit lalai telah menjalar ke mana-mana dan semakin akut, menjangkiti pemuda dan orang tua, laki-laki dan wanita serta semua lapisan. Ini merupakan penyakit yang menjauhkan akhirat dan mennghendaki dunia, yang karenanya orang yang hidup melalaikan mati, orang yang sehat melalaikan sakit, orang yang kaya melupakan orang yang miskin. Orang-orang yang lupa dan lalai itu seakan-akan kekal di dnia. Mereka tidak sadar bahwa setiap hari mereka melalui satu etape menuju akhirat. Karena itulah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda kepada Ibnu Umar, ”Jadilah engkau di dunia seakan-akan engkau orang asing atau pengelana.”

Di antara kelalaian yang paling besar ialah ketidaktahuan menghadapi dan memperlakukan orang yang di ambang kematian dan setelah mati, bagaimana cara memandikan, mengafani, menshalati, menguburkan dan lain-lainnya? Sehingga orang yang menguasai semua masalah ini menjadi asing dan jarang didapatkan. Buku ini membahas topik tersebut dengan cara penyajian dan bahasa yang mudah dipahami. Insya Allah bermanfaat bagi setiap Mukmin untuk menerapkanya secara riil sehingga kebaikannya semakin menyebar, dapat membangkitkan hasrat kepada akhirat, menutupi aib, meminimalisir dosa dan menggugah hati yang kerap tenggelam dalam permainan dunia.

 
...............................................................................................................................
 
      Alamat e-mail :
      - Redaksi     : redaksi@darulfalah.co.id
      - Pemasaran : daar_elfalah@yahoo.co.id
 
  Copyright © 2009 Darul Falah Company, all right reserved