Info Buku
      Buku Baru
      Best Seller
      Daftar isi
      Katalog
      Buku Saku
      Sinopsis
      Segera Terbit
      Cari Buku
     Info Darul Falah
      Tentang kami
      Bedah buku
      Pameran
      Mau kirim naskah
    Buku Hard Cover

   
   

     Buku Soft Cover
    
   
 
 
            S
 


SAATNYA ANDA TAHU SIAPA NABI ISA?

Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin

Rp. 17.500,-

160 hlm/sedang

 
 

Allah telah mengutus banyak nabi dan rasul untuk menunjukkan manusia ke jalan tauhid. Masing-masing nabi dan rasul tersebut telah diberikan kelebihan oleh Allah. Kelebihan tersebut untuk memperkuat hujjah mereka dalam mengajak manusia kepada ajaran tauhid yang murni. Misalnya, Nabi Isa yang dijadikan tanpa perantara ayah dan ibu. Itu semua merupakan bukti kekuasaan Allah.

Akan tetapi, orang-orang yang lemah akalnya menuhankan Nabi Isa karena kelebihan yang Allah berikan tersebut. Bahkan, mereka berusaha menyesatkan manusia dengan kebodohannya. Orang-orang sesat itu meyakini bahwa hanya dengan menuhankan Isa, manusia bisa selamat. Isa dianggap sebagai juru selamat yang menebus dosa turunan yang diakibatkan kesalahan Nabi Adam. Ada yang bertanya,” Mengapa anak-anak Adam –misalnya, Habil dan Qabil-tidak menebus dosa tersebut sejak dahulu, kenapa harus menunggu ribuan tahun sampai Isa datang?”

Banyak keganjilan-keganjilan lain akan Anda temukan dalam ajaran penyembah salib, tentunya setelah membaca buku ini.

Buku ini merupakan koleksi pertanyaan yang diajukan kepada yang mulia Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin oleh Syaikh Ali bin Abdullah bin Abdullah Al Amari seputar permasalahan mengenai Nabi Isa.

Buku ini sangat besar manfaatnya untuk mematahkan anggapan-anggapan sesat kaum penyembah salib yang menuhankan nabi Isa. Banyak anggapan sesat kaum penyembah salib yang berat rasanya dituliskan di sini. Anggapan-anggapan yang sangat menghina Allah, yang hanya dilontarkan oleh makhluk-makhluk yang lemah urat sarafnya.

 
...............................................................................................................................
 

SAYA INGIN BERTOBAT DARI NARKOBA TETAPI….

Dr. Al Ahmady Abu An Nur

Rp. 22.000,-

228 hlm/sedang

 
 

Allah menganugerahkan akal yang menyimpan kekuatan supercanggih kepada manusia. Dengan akal itulah, manusia dapat mengembangkan seluruh potensi dirinya, tampil dengan identitas kemanusiaan, bertindak dengan bijak, menghasilkan karya-karya monumental, mengungkap rahasia kebesaran Allah Ta'ala yang bertebaran di semua tempat, mengadakan temuan-temuan baru, mampu membedakan antara kebaikan yang harus diikuti dengan keburukan yang harus ditinggalkan, dan hal-hal lain yang tak kalah pentingnya. Begitulah, akal memegang peran vital dalam kehidupan manusia. Karena itu, Islam menjaganya dari apa saja yang merusaknya agar ia tetap mampu menjalankan tugas aslinya.

Namun, orang-orang jahat menyusun konspirasi untuk merusak akal manusia, terutama akal kaum muslimin dengan memproduksi zat-zat yang menghilangkan fungsinya, di antaranya zat yang sekarang populer dengan nama NARKOBA, kemudian mereka mnyebarkannya terutama ke kalangan generasi muda. Akhirnya terbentuklah generasi tanpa akal, tanpa kepribadian, cuek, egois, dan tidak menghargai dirinya apalagi menghargai orang lain. NARKOBA melanda Indonesia dewasa ini, negeri yang mayoritas penduduknya beragama islam tidaklepas dari konteks konspirasi tangan-tangan jahat.

Kenapa petaka NARKOBA sampai terjadi? Kenapa pertahanan kita sedemikian rapuhnya hingga mudah dibobol para perusak dengan senjata NARKOBA ini? Langkah-langkah strategis apa yang harus kita lakukan menghadapi virus NARKOBA dan mengantisipasikan pada masa mendatang? Bagaimana hukum Islam dan pendapat para ulama tentang hal-hal yang terkait dengan NARKOBA; hukum NARKOBA itu sendiri, mengkonsumsinya, memproduksinya, mendanainya, memilikinya, mengangkatnya, memperdagang-kannya, menyebarkannya, dan menyelundupkannya? Solusi seperti apa yang diberikan Islam bagi penangan-an NARKOBA? Bagaimana metode praktis penyembuhan para pengguna dan pecandu NARKOBA?Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Nah buku yang Anda baca sekrang menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Buku ini adalah hasil pengalaman di Mesir dan ditulis oleh sebuah tim ahli. Selamat membaca, semoga bermanfaat.

 
...............................................................................................................................
 

SAYA INGIN MENIKAH, TAPI....

Salman bin Zhafir Asy-Syahri

Rp. 6.500,-

72 hlm/sedang

 
 

Allah Ta'ala berfitman,”Dan di antara tanda-tanda kekuasaan Allah ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan meras tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih sayang.” (Ar-Rum: 72)

Pernikahan dalam Islam identik dengan ketenangan, ketntraman, membangun masyarakat, memelihara jiwa, menjaga diri dan kesucian. Akan tetapi, tidak semua orang meyakini hal ini. Buktinya, masih banyak pemuda dan pemudi yang sudah dewasa enggan untuk menikah. Ada seribu satu alasan yang mereka kemukakan,”Nanti kalau sudah selesai kuliah,” “Cari kerja dulu,” “Tabungan belum mencukukupi,” dan lain-lainnya. Akan tetapi, mereka nekat berpacaran yang tak jarang terjerambab dalam dosa besar, zina.

Oleh karena itu, makin banyak ditemui wanita dan pria setengah baya yang masih “sebatang kara”. Bukankah menikah dan tidak menikah sama saja bermasalah. Lalu, mengapa harus takut menikah. Bukankah Allah pasti menolong orang yang menikah untuk menjaga kesucian dirinya?

Insya Allah, dua puluh rintangan menuju pernikahan yang dijelaskan dalam buku ini dapat membantu Anda menaiki jenjang pelaminan.

 
...............................................................................................................................
 

SAYYID QUTHB, CELA SAHABAT NABI?

Dr. Rabi' bin Hadi Al-Madkhali 

Rp. 28.000,-

368 hlm/sedang

 
 

Bagaimana penilaian anda terhadap seseorang yang mencela shahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam? Dan bagaimana jika orang yang mencela itu seorang tokoh yang Anda kenal sangat gigih memperjuangkan Islam? Bahkan banyak orang menggelarinya asy Syahid? Bilakah orang itu Sayyid Quthb? Ataukah mungkin ini sebuah fitnah dari mulut-mulut yang lancang? Terlepas dari kebanyakan orang yang mengkultuskannya, mari kita simak “rapot merah” shahabat di mata Sayyid Quthb.a

 
...............................................................................................................................
 

SEJARAH HITAM TASAWUF
LATAR BELAKANG KESESATAN KAUM SUFI

Dr. Ihsan Ilahi Dhahi

Rp. 35.000,-

338 hlm/besar

 
 

Paham dan ajaran tasawuf semenjak awal kemunculannya berusaha menciptakan ekuivalen yang berimbang dengan ajaran Islam, atau tepatnya dengan kehidupan zuhud yang mulai marak pada periode ketiga dari perjalanan sejarah Islam. Padahal kaum Muslimin yang konsisten terhadap manhaj Allah dan Rasul-Nya, yang mengetahui perjalanan masyarakat Islam pada masa-masa permulaannya, tentu sudah paham bahwa tasawuf merupakan suatu yang benar-benar baru dalam wacana ubudiyah, fikrah maupun mu'amalah. Maka ini pula yang ditegaskan dalam surat jawaban Umar bin Abdul Aziz kepada Adi bin Artha'ah, ketika dia minta fatwa tentang keberadaan golongan Qadariyah.

Dengan penuh semangat pengarang mengupas masalah tasawuf, keyakinan, akidah dan ajaran orang-orang sufi ini. Maka dibuatlah serial yang menampung kelancaran dan ketajaman mata penanya. Adapun buku ini dikhususkan pada pembahasan tentang cikal bakal, asal usul, dan dukungan refrensial di kalangan sufi.

Anda sudah tahu, atau termasuk orang yang belum tahu siapa orang sufi? Orang sufi adalah orang yang pada dirinya melekat sifat-sifat Khalik. Jika tidak, maka jangan harap dia disebut sufi dan wali Allah. Inilah sedikit sentilan yang disebutkan di dalam buku ini, tentunya di samping pengertian dan pemahaman-pemahaman lain yang berkembang di kalangan mereka.

Sebagaimana sekte-sekte lain yang muncul dan berkembang di dalam lingkup Islam, golongan sufi ini juga memiliki sifat ghuluw dan i'tida' , kebablasan dan menyimpang. Bahkan boleh dikata, golongan sufi tidak lepas dari golongan-golongan lain, baik di dalam maupun di luar Islam.

 
...............................................................................................................................
 

SEJARAH OTENTIK ZULQARNAIN

Muhammad Khair Ramadan Yusuf

Rp. 31.500,-

316 hlm/besar

 
 

Para sejarawan berbeda pendapat mengenai siapa Zulqarnain? Di antara mereka ada yang mengatakan tigaratus tahun sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hidup. Adapun kebanyakan ulama berpendapat bahwa yang dimaksud Zulqarmain mengerucut pada tiga orang yaitu: Iskandar Al-Maqduni, Sha'ab Zulqarnain Al Himyari, dan seseorang yang hidup di masa Nabi Ibrahim Alaihis-Salam.

Ada sebuah pendapat baru yang disampaikan oleh sejarawan kontemporer bahwa yang dimaksud Zulqarnain adalah Koresh Al-Akhmini Al-Farisi. Sebaliknya pendapat lain mengatakan bahwa yang dimaksdu Zulqarnain bukanlah mereka berempat. Tetapi Zulqarnain itu bukanlah nama seseorang melainkan julukan. Lalu apa sebab julukan itu diberikan kepadanya? Apakah ada hadits shahih yang menerangkan tentang hal itu? Lalu pendapat mana yang lebih benar?

Jelas sekali identitas Zulqarnain masih samar. Hampir setiap aspek memunculkan berbagai pendapat ulama. Ini biasa terjadi pada tokoh-tokoh sejarah yang tidak disebutkan dalam buku-buku sejarah shahih. Jika Anda ingin mengatakan sesuatu sebelum membaca buku ini, maka mayoritas cerita-cerita aneh tentang Zulqarnain hanyalah berasal dari periwayatan Ahlul-Kitab. Buku ini adalah hasil ikhtiar penulis yang mencoba mengungkap tokoh misterius Zulqarnain dalam sudut pandang obyektif sejarah dengan realitas ayat-ayat Al-Qur'an, hadits-hadits shahih dan pendapat para ulama yang terpercaya.

 
...............................................................................................................................
 

SELANCAR TAQWA

Dr. Abdul Adzim Badawi

Rp. 23.000,-

316 hlm/sedang

 
 

Takwa adalah wasiat dari Allah Ta'ala kepada manusia generasi pertama hingga manusia generasi terakhir. Rasulullah Shallallah u Alaihi wa Sallam juga berwasiat seperti itu kepada kaum Muslimin,”Aku wasiatkan kalian hendaknya bertaqwa kepada Allah, mendengar dan taat, kendati kalian dipimpin oleh budak Habasyah. barangsiapa diantara kalian hidup (sesudah ini), ia akan melihat banyak pertentangan. Karena itu, hendaklah kalian berpegang teguh kepada Sunnahku dan Sunnah Khulafaur Rasyidin yang diberi petunjuk. Pegang sunnah tersebut kuat-kuat. Tinggalkan hal-hal baru yang diada-adakan, karena semua bid'ah adalah kesesatan.”

Para salafush shalih mengejawantahkan wasiat Allah dan Rasul-Nya tersebut. Mereka saling menasihati sesama mereka agar bertaqwa kepada Allah Ta'ala. Seorang saudara kandung berwasiat seperti itu kepada saudaranya, seorang ayah kepada anaknya, dan seseorang kepada tetangganya. Allah Azza wa Jalla menyuruh hamba-hamba-Nya bertaqwa kepada-Nya di banyak ayat dan menyebutkan bahwa taqwa menghasilkan banyak sekali kebaikan di dunia maupun di akhirat.

Jadi, tujuan penciptaan manusia ialah agar mereka beribadah kepada-Nya ialah bertaqwa kepada-Nya. Jika kedua tujuan tersebut kita gabungkan, maka dapat kita katakan bahwa Allah tidak menciptakan manusia, melainkan agar mereka bertaqwa kepada-Nya.

Dari sinilah, setiap orang Muslim harus segera mendapatkan sifat-sifat taqwa agar ia termasuk orang-orang yang mewarisi surga. Insya Allah, buku ini menyematkan taqwa dengan kental di hati Anda. Karena taqwa sebaik-baik bekal nagi orang-orang berakal.

 
...............................................................................................................................
 

SELEKSI SIRAH NABAWIYAH

Dr. Akram Dhiya' Al-Umuri

Rp. 108.000,-

850 hlm/besar-hrd-cv

 
 

Sirah Nabi merupakan sumber inspirasi dan pembangkit motivasi. Tak bosan-bosan manusia membacanya. Hal itu tidak mengherankan jika dilihat dari sisi fisik, kepribadian, dan prestasi yang telah dicapai sang Nabi. Bahkan, orang kafir pun mengakuinya. Nabi telah sukses mendidik shahabatnya, membersihkan jiwa mereka, memurnikan akidah mereka, dan menanamkan keikhlasan dalam jiwa mereka. Itulah faktor utama yang menyebabkan para shahabat berhasil menyebarkan Islam, menguatkan Islam dan melakukan berbagai penaklukan, baik Timur dan Barat. Generasi yang ssangat percaya diri di hadapan dua kekuatan raksasa Persia dan Romawai. Adapun motivasi yang melatarbelakanginya, bukanlah karena kepentingan duniawi. Akan tetapi, untuk mencari keridhaan Allah.

Sungguh sangat berbeda generasi ISlam terdahulu dengan generasi Islam saat ini. Generasi Islam dewasa ini tertunduk lemah di bawah ketiak penjajah Barat, laksana generasi tanpa darah. Sudah selayaknya generasi Islam sekarang lebih memperhatikan sejarah Nabi dan para shahabat karena di situlah letaknya kekuatan untuk melawan kesombongan Barat dan musuh-musuh Islam lainnya.

Minat untuk menulis sejarah Nabi sudah muncul sejak awal dalam sejarah Islam. Para ulama ahli sejarah dan ulama ahli hadits sudah menyusunnya.Para penulis sirah dari kalangan ulama ahli sejarah cenderung berusaha untuk menghimpun riwayat-riwayat, lalu menyususnnya tanpa mensyaratkan bahwa yang mereka tulis harus riwayat-riwayat yang shahih. Sebaliknya, penulis sirah dari kalangan ahli hadits lebih menekankan kesahihan suatu riwayat dalam karyanya, baik dari segi matan (teks hadits) maupun periwayatannya. Ada sebagian penulis yang memiliki dua predikat sekaligus, yakni sebagai ahli hadits dan ahli sirah. Di sinilah kelebihan pada riwayat-riwayat yang sahih dan tidak bertentangan dengan konsep Islam yang benar.

Keluasan ilmu dan ketajaman analisis penulis tidak diragukan lagi. Beliau mempelajari sirah Nabi 20 tahun di Fakultas Adab Universitas Baghdad. kemudian, diteruskan dalam kajian tingkat tinggi di Universitas Madinah Al-Munawarah. Sejak tahun 1976-1988 membimbing para mahasiswa pasca sarjana untuk meraih gelar master dan doktor di Universitas Madinah Al Munawarah. Tesis-tesis tersebut mengenai riwayat dalam sirah Nabi menurut ulama ahli hadits.

 
...............................................................................................................................
 

SERANGKAI SIRAH MUJAHIDAH

‘Ilyah Musthafa Mubarak

Rp. 14.000,-

170 hlm/sedang

 
 

Orang yang merenungkan sejarah awal dakwah Islam akan mendapati wanita-wanita shahabat yang mulia yang dianggap sebagai suri tauladan bagi wanita-wanita mujahidah, suri tauladan bagi ibu yang penuh kasih sayang, istri yang penuh ikhlas dan dokter yang mengobati luka.

Buku yang berjudul Serangkai Sirah Mujahidah ini merupakan kumpulan kisah-kisah, perkataan dan perbuatan para shahabiyat yang mukminat, mujahidat dan zaahidat, yang menghabiskan hidup mereka dalam kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya, serta untuk menyebarkan dakwah Islam.

Kami mempersembahkan bintang-bintang terang dari para shahabiyat ini agar bisa dijadikan suri tauladan bagi wanita-wanita di segala tempat dan sepanjang waktu.

 
...............................................................................................................................
 

SETIAP PENYAKIT ADA OBATNYA

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah

Rp. 38.000,-

376 hlm/besar

 
 

Inilah kitab Ad-Daa' wad-Dawaa' karangan Ibnu Qayyim Al Jauziyyah yang ditulis sebagai jawaban atas berbagai pertanyaan yang diajukan orang-orang yang mengenalnya, sehubungan dengan orang yang tertimpa suatu musibah, yang sekiranya musibah ini terus-menerus menimpanya, maka bisa merusak dunia dan akhiratnya. Maka ia berusaha mengenyahkan dan menolaknya dengan berbagai cara. Tapi justru upaya yang dilakukannya ini membuat musibah yang menimpanya semakin bertambah berat. Lalu apa kiat untuk mengenyahkannya? Apa jalan keluarnya?

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah memberikan jawaban yang tidak keluar dari lingkup Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya, sehingga setiap orang yang tertimpa musibah dapat menciduk dari cara yang ia tawarkan ini dan yang dia ambil gurunya, Syaikhul Ibnu Taimiyah RahimahullahI.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,”Setiap penyakit ada obatnya.” (Diriwayatkan oleh Muslim)

 
...............................................................................................................................
 

SHALAT SUNAT RASULULLAH

Dr. Muhammad bin Umar Bazmul

Rp. 17.000,-

160 hlm/sedang

 
 

Kalau boleh diibaratkan dan sekedar mengharapkan gambaran yang praktis kepada pembaca, kedudukan shalat rawatib yang merupakan salah satu shalat-shalat tathawu' terhadap shalat fardhu ialah seperti kantong air yang di sana-sini ada lubangnya, lalu shalat rawatib itu menambali lubang-lubang tersebut, hingga membuat isisnya tetap utuh dan tidak ada yang terkurangi. Bahkan secara gamblang Rasulullah menyatakan bahwa satu sujud yang dilakukan seorang hamba, dapat mengangkat satu derajatnya dan menghapus satu kesalahannya.

Banyak jenis shalat tathawu' yang dapat kita amalkan, sebagai tambahan dari shalat fardhu yang tentunya tidak kita tinggalkan, walau sedikitpun. Di dalam buku ini disebutkan berbagai jenis shalat tathawu' berikut cara pelaksanaan dan bacaan-bacaannya serta hal-hal yang berkait dengannya, yang semua dilandaskan kepada dalil sharih dan alasan yang akurat atau pendapat ulama salaf. Sebab tidak jarang buku-buku yang membahas tentang shalat-shalat tathawu' tidak memiliki acuan yang jelas, belum lagi bid'ah-bid'ah yang disusupkan di dalamnya. Karena itulah di dalam buku ini disebutkan beberapa shalat yang termasuk bid'ah.

Tidak terlalu berlebihan jika kami katakan begitu, sebab penulis merujuk kepada seratus tiga puluh referensi untuk penulisan buku ini.
 
...............................................................................................................................
 

SIRAH NABAWIYAH

Ibnu Hisyam

Jilid 1 Rp. 80.000,-

Jilid 1 778 hlm/besar-hrd-cv

 
 

SIRAH NABAWIYAH

Ibnu Hisyam

Jilid 2 Rp. 75.000,-

Jilid 2 704 hlm/besar-hrd-cv

 
 

Sirah Nabawiyah adalah kajian vital dan aktual sepanjang masa bagi kaum Muslimin. Di dalamnya tergambar esensi penerapan Islam paripurna yang tercermin pada diri Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Dan Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam melukiskan kesempurnaan jati diri Rasulullah dengan jernih dan utuh dari hasil buah tangan ulama salaf yang hidup abad kedua dan ketiga Hijriyah. Sudah tentu banyak penulisan kitab-kitab sirah kontemporer menjadikan Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam rujukan utamanya. Bahkan banyak ulama, mengatakan Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam adalah duplikat kitan Al-Maghazi-nya Ibnu Ishaq yang diyakini sebagai kitab Sirah Nabawiyah terbaik dan terpercaya. Insya Allah, dari kelengkapan dan kedekatannya dengan masa Rasulullah menjadikan buku ini menghadirkan Anda di sisi beliau, Amiin.

 
...............................................................................................................................
 

STOP BOROS

Dr. Abdullah bin Ibrahim Ath-Thariqi

Rp. 17.000,-

176 hlm/sedang

 
 

Manusia bertabiat condong kepada materi. Kebiasaan menumpuk harta dan memandang sesuatu dari dimensi materi merupakan fenomena masyarakat modern. Dengan hartanya itu, mereka melampiaskan kesenangan dan ambisinya. Hampir dapat dipastikan, mereka membelanjakan hartanya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat dan mubazir sifatnya.

Perilaku ini, menggejala sampai pada masyarakat lapisan bawah yang juga antusias mengunjungi pasar-pasar, mal-mal, dan lain sebagainya. Walaupun hanya sekedar jalan-jalan dan cuci mata. Namun tidak sedikit diantara mereka yang berandai-andai ingin membeli ini dan itu sebelum menerima gaji. Membeli dan menggunakan sustu produk yang lagi ngetren memacu dahaga mereka untuk berbelanja. Ternyata gaya hidup boros menghantui semua lapisan masyarakat kita.

Jika kita perhatikan kehidupan di sekitar kita, gaya hidup boros sangat lekat pada dunia hiburan. Bahkan dunia hiburan menempati ranking teratas dalam membrangkutkan ekonomi umat. Realitas tersebut menjadi ajang perlombaan diantara manusia. Bagaimana secarik tiket hiburan VIP untuk menyaksikan seorang selebritis internasional seharga 6 juta melayang di sekitar perut lapar anak-anak jalanan yang bertelanjang kaki? Adakah mereka sangat antusias mengikuti bayang-banayng fatamorgana kemaskiatan ketimbang menyantuni saudara yang makin papa? Adakah kemusykilan ini berakhir?

Meski buku ini tidak senilai secarik tiket VIP, insya Allah dapat menggugah kesadaran kita bersama untuk menatap masa depan yang lebih cemerlang, dengan menggunakan rezeki yang Allah amanahkan di jalan-Nya. Jalan yang jauh dari sikap boros dan berkompaskan pada amar ma'ruf nahi munkar.
 
...............................................................................................................................
 

SUAMI IDEAL

M. Rasyid Al-Uwaid

Rp. 12.000,-

140 hlm/sedang

 
 

Ciri-ciri suami ideal seperti apa yang dikehendaki Allah Ta'ala dan Rasul-Nya? Apakah Anda memiliki ciri-ciri suami ideal? Muhammad Rasyid Al-Uwaid, telah merangkum dalam buku ini tiga puluh empat ciri-ciri suami ideal. Insya Allah, kepada para suami hendaknya berupaya mewujudkan dirinya sebagai suami ideal. Karena suami yang ideal akan mendatangkan kebaikan yang banyak, limpahan taufik, tempat mereguk ketenangan dan kasih sayang keluarga, yang kesemuanya itu dapat mengangkat Anda pada derajat yang tinggi di sisi ALlah Ta'ala. Sekaranglah saatnya Anda berbuat dan tunggu apalagi...!

 
...............................................................................................................................
 

SUJUD SYUKUR

Yusuf bin Abdul Aziz Ath Thuraifi

Rp. 14.500,-

200 hlm/sedang

 
 

ana mestinya, yaitu untuk hal-hal yang dianjurkan supaya manfaatnya nampak dan hikmahnya sempurna. Selanjutnya, orang yang bersangkutan dapat memetik hasilnya Sesungguhnya seseorang yang mau bersyukur kepada Tuhannya dengan hati, lisan, dan perbuatannya adalah termasuk golongan orang-orang yang beruntung.

Pada dasarnya syukur itu ada tiga macam:

•  Syukur hati, yaitu menggambarkan kenikmatan dan kecintaaan Allah….

•  Syukur lisan, yaitu dengan menyanjung, memuji, dan mengingat kepada yang telah memberikan nikmat….

•  Syukur anggota badan, yaitu: taat, mengabdi, dan tunduk kepada perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya

Syukur adalah balasan atau imbangan terhadap nikmat, dengan ucapan, perbuatan, dan niat. Syukur adalah sanjungan kepada yang telah berbuat baik karena kebaikan yang telah diberikannya. Hakikat syukur dari seorang hamba ialah mengungkapkan pengaruh nikmat lewat lisan, hati, dan anggota badan. Syukur kepada Allah ialah mengungkapkan nikmat-nikmat pemberian-Nya untuk melakukan ketaatan kepada-Nya.

Ibnul Qayyim Rahimahullah dalam kitabnya yang berjudul Madarijus Salikin (II/244) mengatakan,”Syukur itu berlandaskan pada lima kaidah. Syukur belum disebut sempurna tanpa lima hal berikut ini:

•  Orang yang bersyukur harus tunduk kepada yang disyukuri

•  Orang yang bersyukur harus mencintai yang disyukuri

•  Orang yang bersyukur harus mengakui pemberian nikmat yang disyukuri

•  Orang yang bersyukur harus memuji yang disyukuri atas nikmat tersebut

•  Orang yang bersyukur harus menggunakan nikmat tersebut sebagaimana mestinya

Syukur dilihat dari sisi yang bersyukur dan yang disyukuri terdiri dari tiga tingkatan: Pertama, syukur seseorang kepada yang memiliki status di atasnya, yaitu dengan taat, pujian, dan doa. Kedua, syukur kepada yang statusnya setingkat, yaitu dengan memberikan balasan yang sebanding. Ketiga, syukur kepada yang memiliki status di bawahnya, yaitu dengan pemberian.

Banyak cara untuk bersyukur kepada Allah. Sala satunya dengan bersujud syukur. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, ”Ketika seseorang mendapatkan sesuatu yang menyenangkan atau mendengar kabar gembira, maka ia menyungkur sujud sebagai ngkapan rasa syukur kepada Allah Ta'ala.”

Banyak pertanyaan seputar sujud syukur. Misalnya: apakah sujud syukur diakhiri dengan salam; doa apa yang dibaca ketika bersujud; dalam keadaan bagaimana sujud syukur tidak diperbolehkan. Untuk mengetahui lebih jelas dan detail, jangan Anda lupa membaca lembar per lembar buku kecil yang sangat ilmiah ini.

 
...............................................................................................................................
 

SYARAH AQIDAH WASITHIYAH

Syaikh Muhammad Al-Utsaimin

Rp. 107.000,-

880 hlm/besar-hrd-cv

 
 

XXXXXXXXX ????????? oleh tinta umat di zamannya: Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah. Tokoh yang memiliki pembelaan atas kebenaran dari ancaman ahli kebathilan, dan kitab-kitabnya yang telah teruji. Pada hakikatnya, dia adalah bagian dari nikmat Allah Subhanahu wa Ta'ala bagi umat ini, karena dengan perantaraan dirinya telah terpatahkan laju berbagai perkara besar yang sangat mengancam keberadaan aqidah Islamiyah.

Kitab ini menjadi panduan bagi para pelajar yang belajar dengan Syaikh Al-Utsaimin. Beliau menjelaskan intisari aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah yang tertuang dalam kitab ini dengan bahasa yang dapat dimengerti oleh orang awam sekalipun. Dengan kemudahan yang diberikan Allah Subhanahu wa Ta'ala tampaklah benang merah kedudukan aqidah yang shahihah di antara kerumunan aliran menyimpang yang menggerogotinya.

Kita senantiasa memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar sudi kiranya menghadirkan manfaat melalui syarah ini sebagaimana manfaat yang telah muncul dari kitab aslinya. Dan agar sudi kiranya menjadikan kita di antara para da'i dan pendukung serta pembela dakwah yang berjalan di atas aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah. Amin.

 
...............................................................................................................................
 

SYARAH DO'A & DZIKIR HISHNUL MUSLIM

Dr. Sa'id bin Ali Wahf Al-Qathani

Rp. 70.000,-

644 hlm/sedang-hrd-cv

 
 

Do'a dan dzikir yang dimohonkan kepada Allah Ta'ala adalah benteng bagi kehidupan seorang Muslim, ketenteraman hati, penguat diri, kebahagiaan ruhiyah, penyelamat diri dari berbagai macam keburukan, dan permohonan untuk kebaikan dunia dan akhirnya.

Kitab Hishnul Muslim karya Syaikh Said bin Ali bin Wahf Al-Qahthani adalah kitab do'a dan dzikir yang bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam yang telah mendapatkan sambutan luas di hati kaum Muslimin. Bahkan telah diterjemahkan ke dalam duapuluh enam bahasa dunia. Sedangkan kitab ini adalah syarahnya. Pensyarah, Majdi bin Abdul Wahhab Ahmad, telah mengerahkan segala kemampuannya sehingga syarah Hishnul Muslim ini jelas dan mudah dipahami.

Insya Allah, kenikmatan dan ketenangan yang kita peroleh saat berdo'a dan berdzikir akan lebih terasa ruhnya dalam sanubari, karena kitab syarah ini mengetengahkan berbagai kondisi do'a dan dzikir yang dibaca langsung melalui lisan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.

 
...............................................................................................................................
 

SYARAH HADITS PILIHAN BUKHARI MUSLIM

Abdullah bin Shalih Ali Bassam

Rp. 123.000,-

1066 hlm/besar-hrd-cv

 
 

Kita perlu bersyukur kepada Allah karena saat ini bertebaran kitab-kitab hadits, sehingga memudahkan kaum Muslimin untuk menyimak sumber agama kedua setelah Al-Qur'an.

Kitab Umdatul-Ahkam ini, aslinya ditulis Syaikh Abdul-Ghany bin Abdul-Majid, yang hidup sezaman dengan Syaikh Ibnu Qudamah dan Syaikh Abdul-Qadir Jailani. Di dalamnya berisi himpunan hadits-hadits yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, lain tidak, yang insya Allah semuanya merupakan hadits shahih, yang kitab mereka berdua terkenal dengan sebutan Ash-Shahihain , dua kitab hadits yang menempati ranking paling tinggi dari seluruh kitab-kitab hadits.

Di samping itu, Anda akan terpuasi oleh penyajian Syaikh Ali Bassam, yang men- syarah kitab ini, karena di dalamnya diuraikan penjelasan lafazh, makna hadits secara global, kesimpulan hukum dan juga perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang permasalahan-permasalahan yang sedang dikupas; lalu menghadirkan pendapat yang lebih benar, tentu saja berdasarkan hadits yang paling shahih. Maka di beberapa tempat dalam uraiannya juga disebutkan hadits-hadits selain riwayat Bukhari dan Muslim, sehingga menjadi daya tarik tersendiri dari kitab ini.

 
...............................................................................................................................
 

SYARAH KITAB TAUHID

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Jilid 1 : Rp. 80.000,-

Jilid 1 : 606 hlm/besar-hrd-cv

 
 

Siapa Lata dan Uzza? Mungkin semua orang tahu, itu adalah nama-nama patung berhala yang disembah orang-orang kafir di zaman jahiliyah. Nama-nama tersebut mengiringi setiap sumpah yang mereka ucapkan.

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir bahwa sebelumnya Lata adalah nama seorang yang sangat shalih dan dermawan. Dia biasa menyediakan makanan dari tepung gandum bagi orang-orang yang menunaikan haji. Setelah dia meninggal, orang-orang sering berkumpul di samping kuburannya untuk mengenang kebaikan dan kewaliannya. Bahkan mereka membuatkan patung sebagai pengagungan atas kelebihan yang pernah dilakukannya.

Seiring dengan perjalanan waktu, bibit syirik khafy ini pun tumbuh dan mekar, bercabang-cabang, mengakar dan berkembang biak menjadi syirik jaly. Mereka telah berpengharapan penuh dengan menyembah patung Lata, tak lagi sekedar kumpul-kumpul mengenang kewaliannya.

Bila kita tarik benang merah ke masa sekarang, gambaran serupa banyak bertebaran di sekitar masyarakat kita. Orang-orang ahli tarekat dan mereka yang cenderung kepada faham tasawuf kerapkali melakukan ziarah kubur, terutama kuburan wali songo. Betapa tipisnya akidah tauhid mereka! Betapa dekat perbuatan mereka dengan syirik khafy dan syirik jaly.

Gambaran lain yang menunjukkan sisi kelemahan akidah, adalah begitu maraknya praktek perdukunan dan tayangan-tayangan penuh kesyirikan di televisi serta media cetak yang gemar memberitakan kisah-kisah misteri di tengah masyarakat kita. Begitu mudah mereka percaya dengan cerita-cerita tersebut. Padahal dalam satu hadits, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam sudah memperingatkan, siapa yang datang ke dukun dan membenarkan perkataannya, maka shalat orang tersebut selama 40 hari tidak diterima. Banyak hal yang berkaitan dengan tauhid dan akidah yang dibicarakan dalam dua jilid buku ini hingga masalah-masalah yang mendetail dan menyeluruh. Buku ini merupakan panduan bagi mereka yang ingin berpegang kuat pada Akidah Ahlus-Sunnah wal Jama'ah.

 
...............................................................................................................................
 

SYARAH KITAB TAUHID

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Jilid 2 : Rp. 101.000,-

Jilid 2 : 768 hlm/besar-hrd-cv

 
 

Siapa Lata dan Uzza? Mungkin semua orang tahu, itu adalah nama-nama patung berhala yang disembah orang-orang kafir di zaman jahiliyah. Nama-nama tersebut mengiringi setiap sumpah yang mereka ucapkan.

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir bahwa sebelumnya Lata adalah nama seorang yang sangat shalih dan dermawan. Dia biasa menyediakan makanan dari tepung gandum bagi orang-orang yang menunaikan haji. Setelah dia meninggal, orang-orang sering berkumpul di samping kuburannya untuk mengenang kebaikan dan kewaliannya. Bahkan mereka membuatkan patung sebagai pengagungan atas kelebihan yang pernah dilakukannya.

Seiring dengan perjalanan waktu, bibit syirik khafy ini pun tumbuh dan mekar, bercabang-cabang, mengakar dan berkembang biak menjadi syirik jaly. Mereka telah berpengharapan penuh dengan menyembah patung Lata, tak lagi sekedar kumpul-kumpul mengenang kewaliannya.

Bila kita tarik benang merah ke masa sekarang, gambaran serupa banyak bertebaran di sekitar masyarakat kita. Orang-orang ahli tarekat dan mereka yang cenderung kepada faham tasawuf kerapkali melakukan ziarah kubur, terutama kuburan wali songo. Betapa tipisnya akidah tauhid mereka! Betapa dekat perbuatan mereka dengan syirik khafy dan syirik jaly.

Gambaran lain yang menunjukkan sisi kelemahan akidah, adalah begitu maraknya praktek perdukunan dan tayangan-tayangan penuh kesyirikan di televisi serta media cetak yang gemar memberitakan kisah-kisah misteri di tengah masyarakat kita. Begitu mudah mereka percaya dengan cerita-cerita tersebut. Padahal dalam satu hadits, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam sudah memperingatkan, siapa yang datang ke dukun dan membenarkan perkataannya, maka shalat orang tersebut selama 40 hari tidak diterima. Banyak hal yang berkaitan dengan tauhid dan akidah yang dibicarakan dalam dua jilid buku ini hingga masalah-masalah yang mendetail dan menyeluruh. Buku ini merupakan panduan bagi mereka yang ingin berpegang kuat pada Akidah Ahlus-Sunnah wal Jama'ah.

 
...............................................................................................................................
 

SYARAH RIYADHUS SHALIHIN

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Jilid 1 : Rp. 138.000,-

Jilid 1/1080 hlm/besar-hrd-cv

 
 

SYARAH RIYADHUS SHALIHIN

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Jilid 2 : Rp. 162.000,-

Jilid 2/1248 hlm/besar-hrd-cv

 
 

SYARAH RIYADHUS SHALIHIN

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Jilid 3 : Rp. 140.000,-

Jilid 3/1096 hlm/besar-hrd-cv

 
 

SYARAH RIYADHUS SHALIHIN

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Jilid 4 : Rp. 126.000,-

Jilid 4/992 hlm/besar-hrd-cv

 
 

Imam An-Nawawi Rahimahullah mengarang sebuah kitab yang sangat bagus dan bermanfaat tinggi, kitab Riyadush Shalihin. Dalam kitab ini terkumpul hadits-hadits yang shahih berkenaan dengan adab, baik yang berhubungan dengan manusia dan Allah Subhannahu wa Ta'ala. Beliau telah menyusun kitab tersebut dengan sangat sistematis. Banyak ulama telah mensyarah Riyadhus Shalihin. Sungguh kitab ini telah memberikan manfaat kepada jutaan manusia selama ratusan tahun, kitab yang penuh berkah. Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,”Barangsiapa yang mengajak pada petunjuk, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi sedikit pun pahala mereka.” (Diriwayatkan Muslim)

Bukti yang Anda baca ini merupakan salah satu dari sekian banyak syarah kitab Riyadhus Shalihin. Ada beberapa kelebihan yang terdapat dalam kitan Syarah Riyadhus Shalihin karya Syaikh Muhammad Al-Utsaimin Rahimahullah. Antara lain ialah bahasanya yang mudah dimengerti, sistematis, mendetail dan contoh-contoh yang beliau sangat kontekstual sehingga mudah untuk diamalan. Insya Allah, kita tidak meragukan keilmuan penulis dan pensyarah kitab ini.

 
...............................................................................................................................
 

SYARAH SHALAT ISTIKHARAH

Dr. Ashim Abdullah Al-Qaryuti

Rp. 9.500,-

148 hlm/sedang

 
 

Bagaimana derajat hadist shalat istikharah? Kenapa shalat istikharah dilakukan? Apakah shalat istikharah memiliki waktu khusus? Berapa jumlah raka'atnya? Do'a apa yang dibaca di dalam shalat istikharah dan kapan membacanya? Apakah yang dilakukan setelah shalat istikharah? Apakah dipersyaratkan mimpi setelah shalat istikharah? Apa hikmah shalat istikharah? Insya Allah, buku kecil ini dapat menjelaskannya dengan tuntas.

 
...............................................................................................................................
 
      Alamat e-mail :
      - Redaksi     : redaksi@darulfalah.co.id
      - Pemasaran : daar_elfalah@yahoo.co.id
  Copyright © 2009 Darul Falah Company, all right reserved