Info Buku
      Buku Baru
      Best Seller
      Daftar isi
      Katalog
      Buku Saku
      Sinopsis
      Segera Terbit
      Cari Buku
     Info Darul Falah
      Tentang kami
      Bedah buku
      Pameran
      Mau kirim naskah
    Buku Hard Cover

   
   

     Buku Soft Cover
    
   
 
 
            W
 



WAHAI IBU MAAFKAN ANAKMU

Abu Zubeir Hawary

Rp. 12.500,-

168 hlm/sedang

 
 

Diriwayatkan bahwa Abdul Qadir Al-Jailani berkata, “Saya teguh pada prinsipku karena sejak dini saya dididik untuk jujur. Peristiwanya terjadi tatkala saya pergi dari Makkah menuju Baghdad, dengan tujuan untuk mencari ilmu. Ibuku memberiku bekal empat puluh dinar untuk keperluan anggaranku. Ibuku menjanjiku agar jujur. Tatkala rombongan kami tiba di daerah Hamda, tiba-tiba ada segerombolan perampok yang merampas semua harta dalam kafilah kami. Salah seorang di antara perampok itu menghampiriku seraya bertanya, “Apa yang engkau punya?”

Saya menjawab, “Uang empat puluh dinar.”

Dia mengira saya bercanda sehingga dia pun meninggalkanku. Rupanya ada orang lain di antara mereka yang melihatku. Dia bertanya, “Apa yang engkau punya?”

Saya memberitahukan apa yang kumiliki. Dia membawa diriku menghadap ke pemimpin mereka, lalu menanyaiku. Saya memberitahu apa yang kumiliki. Dia bertanya, “Apa yang membuatmu berkata jujur?”

Saya menjawab, “Ibuku menjanjiku untuk berlaku jujur, sehingga saya takut untuk mengkhianati janjinya.”

Tiba-tiba ada rona ketakutan menghantui pemimpin perampok itu. Lalu dia berteriak lantang sambil mencabik-cabik bajunya dan berkata, “Engkau takut mengkhianati janji ibumu, tapi saya tidak takut mengkhianati janji Allah.”

Lalu dia memerintahkan untuk mengembalikan harta yang diambil dari kafilah, dan berkata, “Saya bertaubat kepada Allah karena dirimu.”

 
...............................................................................................................................
 

WANITA-WANITA ISTANA

Ahmad Khalil Jam'ah

Rp. 41.000,-

428 hlm/besar

 
 

Tahukah Anda siapa Fathimah binti Abdul Malik? Dia adalah putri khalifah, saudari khalifah, dan suaminya adalah s eorang khalifah. Dia seorang wanita utama, fasih, alim, aktif menjalankan agama, dan ahli hadits. Dia seorang yang setia kepada suaminya, Umar bin Abdul Aziz. Baik dalam kemewahan dan kesempitan hidup. Pasangan suami istri yang terkenal zuhud walaupun kekhalifahan di tangan mereka.

Kedudukan seseorang di sisi Allah hanya dilihat sejauh mana ketakwaan masing-masing pribadi, baik laki-laki maupun perempuan. Tidak ada diskriminasi dalam Islam. Banyak wanita yang hidup dalam naungan sejarah Islam yang menduduki peran penting di zamannya, yang menggores sejarah dengan tinta emas. Mereka berperan dalam segala bidang dengan prestasi yang menakjubkan. Di antara mereka ada hali agama, militer, politik, sastra, dan lainnya. Namun, sayangnya banyak hal-hal yang sengaja dikaburkan, diuah, ditambah, bahkan dihilangkan dari sejarah tersebut.

Dalam buku ini seorang penulis sejarah Islam yang tidak asing lagi, Ahmad Khalil Jam'ah, memaparkan biografi tentan wanita-wanita besar yang hidup dalam istana para khalifah, khususnya yang hidup di dunia Arab, baik di zaman Islam maupun sebelum zaman Islam. Penulis mencoba membersihkan debu-debu dan kotoran yang menutupi sejarah para tokoh wanita ini, yang banyak dilakukan oleh para penyair dan para budak. Biasanya para penyair, penyanyi, dan budak wanita sengaja melakukan pencemaran terhadap tokoh wanita ini dikerenakan oleh kedengkian dan bayaran uang. Sejarah laksana mata air yang semakin jauh dari sumbernya maka semakin keruh dan berkurang kebeningannya. Dalam buku ini kita dapat melihat kebeningan dan kesejukan dari mata air sejarah, tentang wanita-wanita yang berperan dalam istana para khalifah.

 
...............................................................................................................................
 

WANITA YANG DIJAMIN SURGA

Ahmad Khalil Jam'ah

Rp. 55.000,-

492 hlm/sedang-hrd-cv

 
 

“Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan,'Kami telah beriman', sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (al-Ankabut: 2-3)

Buku ini menyajikan sisi-sisi kehidupan beberapa shahabiyah yang dijamin masuk surga. Boleh jadi muncul komentar,”Alangkah beruntungnya mereka, alangkah bahagianya mereka, karena masuk surga tanpa disentuh api neraka.” Tapi Anda jangan terburu berandai-andai dan menganggap bahwa mereka mendapatkan kabar gembira tanpa perjuangan, pengorbanan harta dan jiwa.

Coba perhatikan apa yang dilakukan Ummu Ammarah sewaktu Perang Uhud, tatkala banyak orang-orang Muslim lari kocar-kacir diserang musuh. Sementara di dekat Rasulullah hanya ada beberapa orang saja. Shahabiyah ini membalut luka yang cukup parah di lengan anaknya, dan setelah itu dia menyuruh anaknya untuk bertempur lagi. Bahkan dia juga tidak tinggal diam. Sampai-sampai dia mendapatkan luka yang menganga di bahunya, hingga jatuh pingsan. Setelah siuman, dia tidak menanyakan keadaan suami dan anaknya, tapi dia menanyakan keselamatan Rasulullah. Bahkan dalam peperangan untuk menumpas Musailamah Al Kadzdzab, salah satu tangan tertebas senjata musuh hingga putus. Tidak sebatas itu saja. Sebelum peperangan meletus, salah seorang anaknya mendapat siksaan yang terperikan saat diinterogasi Musailamah. Satu demi satu anggota tubuhnya dipotong hingga akhirnya mati syahid.

Yang pasti, kita layak meneladani kesabaran, keteguhan iman, perjuangan dan sepak terjang mereka dalam membela Islam.

 
 
      Alamat e-mail :
      - Redaksi     : redaksi@darulfalah.co.id
      - Pemasaran : daar_elfalah@yahoo.co.id
  Copyright © 2009 Darul Falah Company, all right reserved