Info Buku
      Buku Baru
      Best Seller
      Daftar isi
      Katalog (exel)
      Buku Saku
      Sinopsis
      Segera Terbit
      Cari Buku
     Info Darul Falah
      Tentang kami
      Bedah buku
      Pameran
      Mau kirim naskah
    Buku Hard Cover

   
   

     Buku Soft Cover
    
   
 
 
            Katalog 83
 


KOREKSI DZIKIR JAMA'AH M. ARIFIN ILHAM

Abu Amsaka

Rp. 20.000,-

224 hlm/sedang

Beli >>

 
 

“Berdoalah

Kepada Rabb kalian dengan merendahkan diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (Al-A'raf: 55)

“Berdzikirlah

Kepada Rabb-mu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut. Dan dengan tidak mengeraskan suara di waktu pagi dan petang hari. Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (Al-A'raf: 205)

Sebelum shalat subuh, Abu Musa Al-Asy'ary beserta beberapa orang melapor kepada Abdullah bin Mas'ud. “Tadi kulihat kejadian yang sebenarnya aku pun kurang sreg . Tapi yang kulihat di sana justru hanya kebaikan.”

“Apa itu?” tanya Abdullah bin Mas'ud.

“Ada sekelompok orang membentuk beberapa halaqah sambil menunggu datangnya shalat. Setiap halaqah dipimpin satu orang dan mereka semua memegang kerikil. Ketika pemimpin halaqah itu berkata. 'Bertakbirlah seratus kali, bertahlillah seratus kali, bertasbihlah seratus kali', maka mereka pun membaca takbir, tahlil, dan tasbih seratus kali.”

Singkat cerita, Abdullah bin Mas'ud mendatangi halaqah itu, bertanya kepada mereka sambil berdiri,”Apa yang kalian lakukan seperti yang kulihat saat ini?”

“Wahai Abu Abdurrahman (Abdullah bin Mas'ud), kami memegang kerikil-kerikil untuk menghitung bacaan takbir, tahlil, dan tasbih,”jawab mereka.

Abdullah bin Mas'ud berkata,”Hitunglah keburukan-keburukan kalian. Aku berani menjamin bahwa sedikitpun kebaikan-kebaikan kalian juga tidak akan hilang. Celakalah kalian wahai ummat Muhammad. Begitu cepat penyimpangan yang kalian lakukan. Para shahabat Nabi kalian masih banyak yang hidup. Sementara baju beliau juga belum lagi usang, bejana beliau belum juga retak. Demi yang diriku ada di tangan-Nya, apakah kalian merasa berada pada millah yang lebih benar daripada millah Muhammad, ataukah kalian hendak membuka pintu kesesatan?”

Mereka berkata,”Demi Allah wahai Abu Abdurrahman, kami hanya menghendaki kebaikan.”

Abdullah bin Mas'ud menjawab,”Berapa banyak orang yang menghendaki kebaikan.”

Lalu Abdullah bin Mas'ud menyampaikan sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam,” Ada segolongan orang yang membaca Al-Qur'an, namun apa yang dibacanya itu tidak melewati tulang tenggorokan.”

( Sunan Ad-Darimi, Kitabul Muqaddimah, hadits nomer 206. Juga disebutkan dalam kitab Tarikh Wasith , Aslam bin Sahl Ar-Razzaz Al-Wasithy. Al-Albani menshahihkan sanad hadits ini di As-Silsilah Ash-Shahihah , hadits nomer 2005)

 
         
             Buku Saku
 
       Surat Pembaca
 
   
      Alamat e-mail :
      - Redaksi     : redaksi@darulfalah.co.id
      - Pemasaran : daar_elfalah@yahoo.co.id
  Copyright © 2009 Darul Falah Company, all right reserved